


Frequently Asked Questions
Jejak Masa Bekal Untuk Melaju
Ukir Kisah Sejuta Asa Gelora Langkah PORSENIGAMA
Pertandingan berupa 23 cabang olahraga dan 14 tangkai seni.
Tidak, PORSENIGAMA hanya ditujukan untuk civitas Universitas Gadjah Mada.
Ya, KTM dapat ditunjukkan dalam bentuk elektronik/fisik.
Ya, akan disediakan tribun umum pada setiap venue pertandingan.
Jadwal dan lokasi berbeda-beda dan diumumkan melalui petunjuk teknis maupun jadwal harian.
Ya, ketika rangkaian pertandingan memasuki hari terakhir pelaksanaan pada tiap cabang lomba.
Lari (100m, 200m, 400m, 800m, 1500m, dan estafet 4x100m), lompat jauh, dan tolak peluru.
Penentuan urutan dan lintasan peserta perlombaan akan dilakukan pengundian sesuai ketentuan pasal 166 Peraturan IAAF. untuk pengundian hanya penomoran estafet
Setiap kontingen mengirimkan satu regu putra dan/atau satu regu putri yang dalam tiap regunya berisi 4 orang pemain inti dan 1 cadangan.
Pertandingan basket pada Porsenigama menggunakan sistem gugur dan menggunakan peraturan FIBA.
Bagan lawan pertandingan akan dilaksanakan saat technical meeting dengan sistem drawing.
Tim yang belum hadir lebih dari 10 menit dari jadwal yang ditentukan akan dianggap mengundurkan diri. Lawan akan diberikan poin kemenangan 20-0.
Untuk tiap kontingen per nomor lomba maks 2 atlet.
Dalam Show Jumping, kadang kuda bisa menolak untuk melompati rintangan. Peserta diberi toleransi hingga 3 kali penolakan. Jika penolakan terjadi lebih dari 3 kali, maka peserta akan didiskualifikasi.
Tidak ada check sound bagi kontingen Band Z-Fest sebelum tampil pada hari H.




© NESCO 2026. All Right Reserved.